BELAJAR SAMBIL BERMAIN

JANGAN SIA-SIAKAN WAKTU ANDA, SELAGI MASIH ADA WAKTU

Selasa, 02 Oktober 2012

Nama Kelompok :


  • Dani khairunisah                      (11005089)
  • Dayukirana E.                          (11005087)
  • Hermi Puspita Negari         (11005082)
  • Dwi Prasetyo                           (11005075)
  • Nandar Widorahmanto     (11005067)
  • Fajar Esthi Kuncoro           (11005069)














Isi Laporan           : Hasil Pengamatan SD Negeri Kotagede III dalam Penggunaan Media Pembelajaran.
Judul Topik          : Media Pembelajaran Matematika “ Tabel Perkalian” Kelas III SD.
Lokasi pengamatan      : SD Negeri Kotagede III
1.      Latar Belakang Media Pembelajaran
Tidak mudah bagi anak usia dasar  untuk berfikir secara abstrak, mereka belum dapat memahmi materi yang hanya dijelaskan oleh guru melalui metode ceramah tanpa ada interaksi secara langsung. Oleh karena itu, perlu digunakan sebuah media yang mampu membantu proses berfikir. Terlebih mengenai hitung-menghitung.
Berdasarkan hasil pengamatan di SD N Kotagede III guru di sekolah tersebut mempunyai anggapan bahwa penggunaan media pembelajaran dapat memudahkan siswa dalam memahami materi. Oleh karena itu guru menggunakan alat peraga dalam proses pembelajaran, salah satunya proses pembelajaran yang dilakukan di kelas III SD N Kotagede III pada mata pelajaran  MATEMATIKA berupa tabel perkalian. Guru menggunakan tabel perkalian yang digunakan untuk media pembelajaran. Dengan menggunakan tabel perkalian tersebut siswa dapat lebih mudah menguasai materi dan menambah angka dan bilangan dalam ilmu pengetahuannya.

2.      Alasan Penggunaan Media Pembelajaran
TABEL PERKALIAN KELAS III SD
ü  Ditinjau dari segi peserta didik :
1.     Agar siswa dapat menganalisis perkalian dengan metode yang mudah dipahami.
2.     Dengan metode ini siswa mampu menambah jumlah angka dan bilangan pada materi perkalian.
3.      Dengan metode pembelajaran ini siswa diharapkan lebih aktif dan interaktif dalam mengikuti pelajaran.
4.     Melatih daya ingat siswa tentang perkalian sederhana.
5.      siswa dapat saling bertukar ilmu mengenai materi perkalian.
ü  Ditinjau dari segi Guru :
1.      Membantu guru dalam memberikan materi pembelajaran agar siswa lebih paham dalm proses pembelajaran.
2.      Memotivasi guru untuk lebih berfikir kreatif disetiap pembelajaran.
3.      Merubah pola fikir siswa bahwa sekolah itu menyenangkan dengan salah satu cara yaitu dengan interaksi secara langsung.

3.      Analisis “Pembelajaran dengan Tabel Perkalian”
Berdasarkan Kriteria Pemilihan Media Termasuk dalam kriteria pemilihan media :
DEMONSTRATION
Dalam hal ini media dapat digunakan sebagai alat untuk mendemonstrasikan sebuah konsep, alat, objek, kegunaan,  dan lain-lain. Tabel perkalian berfungsi sebagai  media pembelajaran karena pada SD Kotagede III kelas 3, dalam  menyampaikan  materi  guru menggunakan tabel perkalian guna memudahkan siswa dalam mempelajari angka dan bilangan dalam perkalian. Mekanisme pembelajarannya guru menjelaskan sambil memberi contoh-contoh soal dan mengajak siswa berinteraksi secara  langsung.
4.      Posedur pemilihan media pembelajaran
Berdasarkan hasil pengamatan yang kami lakukan di SD Negeri Kotagede III kami  menarik kesimpulan bahwa media yang digunakan dalam proses pembelajaran tersebut termasuk prosedur Assure.  Hal-hal yang menguatkan metode yang digunakan prosedur Assure, antara lain:
1.   Guru menganalisis karakteristik dari peserta didik/siswanya sebelum mentukan mau menggunakan media apa.
2.      Guru menentukan pembelajaran  dan siswa diharapkan dapat menguasai perkalian
3.      Guru menentukan dan membuat alat peraa yang akan digunakan dalam proses pembelajaran dalam hal ini adalah tabel perkalian.
4.      Alat peraga yang telah dibuat digunakan untuk membantu siswa dalam proses pembelajaran .
5.     Guru memberikan soal latihan untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa, semakin tinggi nilai dan jawaban yang benar berarti       media dan proses belajar sudah efektif.


/

Senin, 01 Oktober 2012

REFLEKSI MINGGU KE 3

mendapatkan pengetahuan tentang teknik pembelajaran untuk anak SD yang efisien, tetapi yang saya sayangkan adalah sedikitnya mahasiswa yang membawa notebook/leptop, karena pada pembelajaran berbasis ICT ini notebook/leptop sangat di perlukan, harapan saya kedepannya mahasiswa sudah membawa notebook karena untuk mempermudah pembelajaran, karena dalam pembelajaran ini harus terkoneksi oleh internet, dan untuk memanfaatkan fasilitas yang ada di kampus ini.

Kamis, 27 September 2012

Penarikan Kesimpulan


Pembelajaran yang membutuhkan waktu yang tidak singkat untuk mempelajarinya dan hanya untuk menyampaikan pembelajaran tersebut kepada siswanya.
Fungsinya kepada peserta didik yaitu mencuri perhatian siswanya dari hal yang kurang berguna menjadi lebih berguna,
Diantara kelebihan atau kegunaan media pembelajaran yaitu:
1.Memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat verbalistis( dalam bentuk kata-kata, tertulis atau lisan belaka)
2.Mengatasi perbatasan ruang, waktu dan daya indera, seperti:
a.Objek yang terlalu besar digantikan dengan realitas, gambar, filmbingkai, film atau model
b.Obyek yang kecil dibantu dengan proyektor micro, film bingkai, film atau gambar
c.Gerak yang terlalu lambat atau terlalu cepat dapat dibantu dengan tame lapse atau high speed photografi
d.Kejadian atau peristiwa yang terjadi masa lalu bisa ditampilkan lagi lewat rekaman film,video, film bingkai, foto maupun secara verbal
e.Obyek yang terlalu kompleks (mesin-mesin) dapat disajikan dengan model, diagram, dll
f.Konsep yang terlalu luas (gunung ber api, gempa bumi, iklim dll) dapat di visualkan dalam bentuk film,film bingkai, gambar,dll.

Hasil Dari Diskusi Pengalaman dari Observasi,



Hari                     : Kamis
Tanggal                : 27 September 2012
Jadwal Pelajaran : MATEMATIKA
Kelas                   : 5 (lima)
Nama Mahasiswa : Nandar widorahmanto (11005067)

Kami melakukan observasi bersama teman kelompok di SD Negeri Kotagede III. Kami berjumlah 6 orang dalam satu kelompok. Masing-masing dari kita mengamati proses pembelajaran mulai dari kelas 1 sampai kelas 6. Saya dapat observasi untuk kelas 5(lima)
Hasil yang saya peroleh:

1.      Bagaimana Guru Menyampaikan Materi?
Jawab : guru menyampaikan materi dengan berceramah di depan kelas sambil menuliskan apa saja pokok-pokok pembelajaran pada proses pembelajaran tersebut.
2.      Media Belajar apa yang Digunakan?
Jawab : media yang di gunakan dalam proses pembelajaran tersebut  menggunakan papan tulis.
3.      Bagaimana siswa selama KBM Berlangsung?
Jawab : siswa sebagian besar aktif  mengikuti pembelajaran tersebut walaupun masih ada beberapa siswa yang ribut sendiri, tetapi hal tersebut bisa di tangani oleh guru yang sedang mengampu pada kelas tersebut.
4.      Efektifkah metode dan media belajar saat diterapkan?
Jawab : menurut saya masih efektif.


Dari data diatas kedepannya saya mempunyai ide untuk menambahkan media pembelajaran tersebut dengan pembelajaran berbasis ICT.
Karena dengan pembelajaran berbasis ICT kita dapat menambahkan berbagai gambaran-gambaran nyata tentang apa yang kita sampaikan kepada siswa, agar dapat terlihat seperti nyata, dengan begitu siswa akan tertarik dengan pembelajaran yang kita sampaikan tersebut.



Persiapan yang diperlukan :
1.      Mencari silabus yang digunakan sebagai pedoman pembelajran tahun 2012/2013.
2.      Menganalisis indikator-indikator yang harus dicapai.
3.      Memberi sarana ICT, misalnya LCD, agar pembelajaran dapat menarik.
4.      Menerapkan pembelajaran tersebut kepada siswanya.

Setelah melaui diskusi yang panjang mengenai setiap kelas yang kami observasi bersama dapat kami simpulkan bahwa sekolah tersebut belum menggunakan pembelajaran berbasis ICT, pembelajaran masih menggunakan metode ceramah di depan kelas.

Pengalaman Saat Observasi


Penyampaian materi guru terhadap siswanya yaitu dengan cara berceramah di depan semua siswa, dan menjelaskan apa saja yang dipelajari pada waktu proses pembelajaran berlangsung.
Guru masih menggunakan media alat tulis, dalam penyampaian materi pembelajaran,
Aktifitas siswa saat pembelajaran berlangsung, sebagian memperhatikan gurunya dan ada beberapa yang ngobrol sendiri dengan temannya,
Saya kira sampai saat ini media pembelajaran masih baik-baik saja, tetapi harapan saya untuk kedepannya perlu menambahkan media pembelajaran berbasis ICT, agar proses pembelajaran lebih menarik.

Senin, 24 September 2012

REFLEKSI MINGGU KE 2

mendapatkan tugas baru mengenai observasi tentang media pembelajaran berbasis ICT yang ada di SD, dan menganalisis apa saja media yang digunakan untuk pembelajaran tersebut, apa saja kegunaannya dan manfaatnya menggunakan media pembelajaran berbasis ICT. lalu di diskusikan kepada kelompok tentang apa saja yang di peroleh dari observasi tersebut, harapan kedepannya agar dapat menggunakan media pembelajaran dari observasi  yang paling bagus dan dapat atau mudah di trima oleh muridnya.

Kamis, 20 September 2012

Pembelajaran Berbasis ICT

pemanfaatan alat-alat yang berhubungan dengan ICT dalam melakukan pembelajaran agar pembelajaran semakin menarik,dan siswa tidak merasa bosan, misalnya kita menggunakan media flash dalam pembelajaran maka siswa dengan senang akan mengikuti pembelajaran dengan efektif, apalagi kita membuat game dalam pembelajaran tersebut, maka siswa akan tertarik dan kita bisa menggunakan alat komunikasi kita yang canggih ini untuk merekam atau memotret pembelajaran yang sedang berlangsung, itu mungkin akan semakin menarik lagi dan akan mudah mengerti akan isi atau materi yang diberikan guru kepada muridnya. dengan begitu kita semua tidak lah sia-sia dalam mempunyai alat teknologi, sesuai dengan perkembangan zaman, dan untuk kedepannya di harapkan siswa agar lebih bisa memanfaatkan teknologi tersebut.